Sebagian besar cedera sepeda terjadi pada anak laki-laki berusia 10-14 tahun.
Meskipun pendidikan keselamatan sering berfokus pada anak-anak, pengendara sepeda yang lebih tua harus ingat bahwa mayoritas kematian sepeda melibatkan orang dewasa.
Pria bertanggung jawab atas sebagian besar kematian sepeda.
Dalam menganalisis siapa yang bersalah atas tabrakan, para pejabat menemukan pengendara sepeda bertanggung jawab dalam setengah kasus dan pengendara motor yang bertanggung jawab di sekitar sepertiga. Kasus-kasus yang tersisa diberikan kepada kedua belah pihak.
Pengendara sepeda yang lebih muda yang tidak terbiasa dengan aturan jalan jauh lebih mungkin menyebabkan dan terlibat dalam kecelakaan serius. Sebagian menyarankan bahwa anak-anak yang lebih muda dari usia delapan tahun tidak boleh diijinkan naik sepeda di jalan umum.
Statistik dari Lembaga Asuransi untuk Keselamatan Jalan Raya mengungkapkan bahwa sebagian besar kematian sepeda terjadi dari bulan Juni hingga September, dan antara jam 6-9 malam.
Risiko menderita cedera dalam kondisi non-siang hari adalah empat kali lebih besar daripada siang hari.
Hampir setengah dari kecelakaan kendaraan sepeda motor terjadi pada malam hari atau saat kondisi rendah cahaya ketika pengendara kesulitan melihat pengendara sepeda.
Kematian sepeda terjadi hampir sama sepanjang hari kerja dan akhir pekan.
Lebih banyak pengendara sepeda tewas di daerah perkotaan daripada di daerah pedesaan.
Enam puluh persen kematian sepeda pada tahun 2006 terjadi di jalan-jalan utama
Sepertiga kematian sepeda terjadi di persimpangan.
Sepertiga kematian pengendara sepeda terjadi di jalan dengan batas kecepatan 55 mph atau lebih tinggi.
Biasanya, kecelakaan sepeda motor terjadi dalam jarak satu mil dari rumah pengendara sepeda.
Cedera Berlebihan
Fisik berlebihan juga dapat menyebabkan cedera sepeda. Cedera ini dapat dicegah dengan pemilihan sepeda yang tepat, penyesuaian sepeda untuk pengendara individu, perawatan yang tepat, dan akal sehat tentang bagaimana sepeda digunakan.
Ukuran frame, handlebar dan ketinggian tempat duduk yang tepat serta pemahaman tentang sistem roda gigi membantu mengurangi cedera.
Minum cukup cairan, peregangan, dan aktivitas rutin yang dijadwalkan dapat membantu menghindari potensi cedera yang terkait dengan penggunaan berlebihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar